Saturday, December 24, 2011

Gadis Buta Selesaikan Maraton dengan Panduan Suara Sang Ibu

Wakana Ueda tak mau menyerah. Meski ia buta dan kakinya sempat kram saat mengikuti maraton di Honolulu, gadis 11 tahun asal Jepang ini berhasil menyelesaikan lombanya.

Honolulu Marathon adalah lomba bergengsi dan diikuti atlet-atlet maraton dunia. Perlombaan yang sudah dimulai sejak tahun 1973 itu tahun ini berlangsung 11 Desember 2011 yang diikuti oleh 22.600-an orang peserta. Terselip di antara pesertanya adalah Wakana Ueda, gadis belia asal Toyota City, Jepang. Ia datang untuk ikut perlombaan maraton ini bersama ibu dan kerabatnya.

Dengan bantuan panduan suara dari sang ibu, Ueda mengikuti perlombaan itu. Kakinya sempat keram ketika perjalanan lomba baru ia tempuh separuhnya. Menurut ibunya, ia sudah mau menyerah dan tak melanjutkan perlombaan itu. Namun atas dukungan ibu dan kerabatnya yang siap menemaninya hingga garis finish akhirnya ia putuskan untuk melanjutkan lomba.

Ueda berhasil menyelesaikan lomba itu dengan dukungan penonton yang mengelu-elukannya menjelang finish. Waktu tempuhnya memang lambat dibanding pemenang maraton putri yaitu 14 jam, tiga menit dan 12 detik. Namun baginya, bukan waktunya yang penting namun semangat menyelesaikan lomba itu. Bahkan dibanding tiga ribu enam ratusan peserta lain yang gagal mencapai garis finish, ia masih lebih baik. Dari 22.600-an peserta memang hanya 19.000-an yang berhasil menyelesaikan perlombaan.

Lomba ini dimenangkan oleh Woynishet Girma (Etiopia) dari kelompok putri yang berhasil mencapai garis finish dengan waktu tempuh 2 jam, 31 menit, dan 41 detik. Sedangkan untuk kelompok putra dimenangkan oleh Nicholas Chelimo (Kenya) dengan waktu 2 jam, 14 menit, 55 detik.

Apa yang dilakukan Ueda sangat inspiratif. Itulah sebabnya, dibanding berita mengenai siapa pemenang lomba itu, media dunia justru lebih tertarik pada "kemenangan" Ueda yang berhasil mengalahkan segala hambatannya mencapai garis finish. Luar biasa!

Penulis : Tim AndrieWongso

No comments:

Post a Comment